Jokowi Bantah Isu Peresmikan Bandara IMIP

Belakangan ini publik ramai membicarakan soal PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan bandara swasta di Morowali, Sulawesi Tengah — Bandara IMIP. Isu makin memanas setelah isu soal “bandara tanpa otoritas negara” muncul, termasuk klaim bahwa bandara tersebut diresmikan oleh presiden. detikcom+2TvOne News+2

Namun hari ini, Jokowi buka suara dan tegas membantah: ia tidak pernah meresmikan Bandara IMIP. detikcom+2detiknews+2

✅ Klarifikasi Jokowi

  • Menurut Jokowi, satu-satunya bandara di Morowali yang pernah dia resmikan adalah Bandara Maleo — bandara milik pemerintah, bukan bandara swasta. detikcom+2detiknews+2

  • “Saya nggak pernah meresmikan Bandara IMIP di Morowali,” ujar Jokowi ketika ditemui di kediamannya di Solo. detikcom+2detiknews+2

  • Ia menyebut Bandara IMIP sebagai fasilitas milik swasta, bukan proyek pemerintah. TvOne News+2Kilat Berita+2

🗣️ Pikiran Pihak Pendukung dan Kritik Info

  • Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung pernyataan Jokowi, mengatakan bahwa bandara yang diresmikan adalah Bandara Morowali/Bungku — bukan IMIP. Mereka menyebut klaim sebaliknya sebagai manipulasi fakta. Antara News+2www.jpnn.com+2

  • Menurut dokumen resmi yang dijelaskan PSI, Bandara Maleo sudah diresmikan pada 23 Desember 2018. www.jpnn.com+1

⚠️ Kenapa Ini Jadi Isu Publik

Isu ini sensitif karena menyangkut legitimasi operasional bandara swasta, pengawasan regulasi penerbangan, dan transparansi peresmian proyek. Polemik muncul ketika ada klaim bahwa Bandara IMIP beroperasi tanpa otoritas negara — tanpa bea cukai, imigrasi, dan pengawasan resmi — sehingga banyak pihak mempertanyakan status legalnya. detikcom+2TvOne News+2

Mengait-ngaitkan peresmian bandara seperti itu kepada eks-presiden bisa menyulut kontroversi, karena publik ingin tahu: mana yang proyek negara, mana proyek swasta; mana yang resmi, mana yang dipertanyakan.

📌 Kesimpulan

Klarifikasi Jokowi cukup jelas: ia menegaskan tidak pernah meresmikan Bandara IMIP. Yang ia resmikan adalah Bandara Maleo, milik pemerintah. Pernyataan ini didukung oleh pihak-pihak seperti PSI dan dokumen resmi. Publik perlu cermat membedakan antara bandara milik negara dan swasta di Morowali sebelum menyebarkan informasi lebih jauh.