DPR Serukan Tahan Diri Setelah Penertiban Bendera Bulan Bintang

DPR RI menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan komunikasi damai setelah insiden penertiban bendera Bulan Bintang yang mirip simbol GAM di Aceh, agar konflik tak makin melebar di tengah pemulihan pascabencana. Berikut rincian lengkap respons legislatif dan konteks insiden. law-justice.co


Seruan DPR: Tahan Diri dan Hindari Gesekan

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara tegas mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan bersikap bijak menyikapi insiden penertiban bendera Bulan Bintang oleh aparat keamanan di Aceh. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengingatkan bahwa kejadian seperti itu jika dibumbui reaksi emosi justru bisa memperburuk situasi di tengah upaya pemulihan setelah bencana alam. law-justice.co

Dalam pernyataannya, Dave menegaskan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai aturan. Ia juga meminta aparat keamanan agar melaksanakan tugasnya dengan profesional dan humanis demi menjaga ketertiban dan tidak memicu konflik horizontal. law-justice.co


Konteks Insiden Bendera Bulan Bintang

Penertiban itu bermula ketika sejumlah warga yang hendak membawa bantuan ke daerah terdampak bencana di Aceh Tamiang terlihat membawa bendera Bulan Bintang, yang memiliki kemiripan dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Aparat TNI kemudian membubarkan rombongan tersebut. Video dari insiden sempat viral di media sosial, memicu beragam reaksi publik. law-justice.co

Dave Laksono mengatakan bahwa momen itu seharusnya menjadi fokus untuk penanganan bencana, bukan perdebatan simbolik yang berpotensi memecah perhatian publik dan memperumit tugas penyaluran bantuan. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan saling menghormati adalah kunci utama untuk menghindari konflik di lapangan. law-justice.co


DPR Dorong Komunikasi dan Koordinasi

Sejalan dengan imbauan DPR, Dave juga mendorong agar pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi. Tujuannya agar aspirasi masyarakat bisa tersampaikan melalui saluran yang benar tanpa menimbulkan ketegangan. Ia menekankan bahwa upaya penanggulangan bencana dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. law-justice.co

DPR berharap agar kejadian semacam ini dapat dijadikan pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan nasional, mengedepankan kemanusiaan, serta memperkuat kepercayaan antara masyarakat dan aparat. law-justice.co


Mengapa Isu Ini Sensitif

Isu bendera Bulan Bintang punya konteks sejarah panjang, terkait era konflik Aceh dan simbolisme yang melekat pada Gerakan Aceh Merdeka. Pendekatan terhadap simbol‑simbol seperti ini sering kali menjadi polemik karena sensitif secara emosional dan politik. Dalam masa transisi dan pemulihan setelah bencana, DPR menilai respon yang terlalu keras atau emosional bisa memicu ketegangan sosial yang lebih besar. Aceh Antara News


Penutup

Respon DPR lewat seruan tahan diri mencerminkan dorongan kuat dari legislatif untuk menjaga stabilitas dan mencegah konflik ketika masyarakat tengah memulihkan diri dari bencana alam. Imbauan ini menekankan bahwa penyampaian aspirasi harus damai dan sesuai mekanisme hukum, serta bahwa perbedaan pandangan sebaiknya dicari solusinya lewat dialog dan komunikasi yang baik, bukan konfrontasi di lapangan. law-justice.co